Jumat, 30 Maret 2018

Pamit


Jika memang tak ingin, katakanlah.
Aku tidak pandai dalam bahasa tubuh dan tak mengerti apa yang disampaikan olehmu melalui sikap itu.
Aku mengira semua akan baik-baik saja meski aku tahu ada yang tidak baik-baik saja.
Maaf, jika selama ini sikapku salah. Aku tahu aku bukanlah apa-apa yang kamu inginkan.
Dan maaf untuk semua waktumu yang sia-sia untukku.
Aku, egois.
Benar adanya jika begitu.
Aku, bukan hal-hal yg diinginkan.
Tatapan dingin dan menusuk kalbu itu selalu aku dapatkan.
Kemanakah tempat untuk bersandar dari rasa takut?
Adakah yg peduli? Adakah?
Waktuku tinggal sedikit, aku tahu itu.
Maaf jika selama ini aku selalu mengganggu waktumu.
Aku pamit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar