Sabtu, 03 Maret 2018

Di Penghujung Senja


Bersamaan dengan gemericik air yang mengalun indah
Dengan itu juga aku menatapnya
Lengkung bibirnya yang menawan
Menarik sukmaku untuk menggapainya

Dibawah pantulan cahaya jingga
Pipi indahnya merona
Menyelinap kedalam rasa
Berdegup kencang terasa di dada

Semakin memudar lambaiannya
Pertanda bahwa dia telah bersiap
Membuatku sadar terkesiap
Menapaki alur yang dibuatnya

Dua bintang berpijar diantara rembulan
Berpendar-pendar kilaunya
Kicau burung semakin sunyi
Meringkuk rapat di sarangnya

Di penghujung senja saat itu
Sayup kudengar pilunya kenangan
Merintih menyibak kesibukan
Kudekap indah rayuan malam



Itsme Liyer
RamaiKota, 03 Maret 2018

2 komentar:

  1. akhirnya posting juga, mbak.. yeeeeaay 👏👏

    Puisinya asyik, suka pas bait keempat (y) nice

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe kebetulan nemu ide aja gitu pak

      Tadi bilang gak mau pak, tapi dilihat jua wkwk

      Hapus