Senin, 05 Maret 2018
Ma Mayin
Entahhhlah...
Aku begituu mengharapkanmu
Begitu menginginkanmu
Kau harus tahu, setiap kali aku mendengar suaramu dadaku berdebar, entahlah apa yang aku rasakan saat itu.
Menemukanmu ditengah nestapa dalam diri.
Menemukanmu diantara rimbanya pilu.
Kau hadir...
Mengulas senyumku kembali.
Memberi arti suka yang baru.
Ribuan warna bertaburan kala kau dan aku bersenda gurau.
Sejuk rasanya kala ku bersandar di pundakmu.
Menikmati riuh riang burung di taman.
Kau menatapku, terus menatapku.
Aku tersipu malu.
Andai kau tahu,
Pada saat bersamamu aku bahagia.
Ingin rasanya menghentikan waktu.
Menatapmu, tertawa bersama, adalah hal terindah.
Namun,
Saat waktunya tiba kau harus pergi.
Diriku seperti kehilangan sebagian raga.
Ingin menahanmu aku tak bisa.
Lara hati melihatmu pergi.
Mataku membendung ribuan butiran hangat.
Aku tak ingin menjatuhkannya dihadapanmu.
Tersenyum simpul dengan lambaian yang semakin tumpul.
Hatiku berkata, 'Aku Menyayangimu, jangan pergi'
Itsme Liyer
Diruang yang sesak, 05 Maret 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar